Senin , 12 Juni 2017

Isuzu Panther Si Raja Diesel Masih Lama Untuk Ganti Generasi?


PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) berjanji akan meluncurkan Panther edisi baru dalam waktu dekat. Dan itu sudah sepantasnya mengingat sudah belasan tahun mobil ini tak mengalami ubahan berarti.

"Ke depannya memang kita punya rencana terhadap Panther, mudah-mudahan dalam waktu yang tak terlalu lama kita me-launching Panther baru. Research and development-nya sudah dilakukan sejak lama," buka Joen Boediputra, Chief Executive of Isuzu Sales Operation (7/6).

Jika menilik kalimat terakhirnya, adanya riset dan pengembangan yang lama menyiratkan besar kemungkinan akan keluar generasi terbaru dari Panther. Bukan hanya mesin dan kosmetik, tapi seluruh struktur dan desainnya berubah.

Namun di lain sisi ada indikasi kalau Panther baru yang dimaksud Joen adalah versi penyegaran saja, bukan generasi baru atau ganti mesin. Kemungkinan tersebut dikatakan langsung oleh Tonton Eko Boedianto selaku Product Developmnet Division Head PT IAMI.

Menurut Tonton, Isuzu mencanangkan seluruh modelnya terutama mobil penumpang sudah memenuhi standar Euro 4 pada 2021. Maka Panther pun juga akan menyesuaikan dengan penggunaan mesin baru. "Mesin Panther itu teknologinya masih direct injection, nah, Euro 4 itu harus common rail. Basis mesin untuk Panther common rail itu bisa dari mesin lama, yaitu 4JA1, mungkin nanti jadi 4JA1-TC," ujar Tonton.

Masih menurut Tomtom, Panther bermesin common rail kemungkinan belum bisa dirilis tahun ini. Maka jika menyambung kembali janji Joen Boediputra di atas, bisa jadi Panther baru yang akan meluncur adalah versi facelift. Sebagai informasi, mobil yang terkenal akan istilah Si Raja Diesel ini bermesin 2.499 cc dengan tenaga mencapai 80 PS, pelumasannya sangat pas menggunakan oli TOP 1 HD 15W-40 API CI-4. Oli ini dirancang untuk mesin diesel direct injection yang beroperasi di suhu lembab, panas maupun dingin.